CANTIK.
Satu kata yang diidam-idamkan semua kaum hawa. Lalu cantik itu apa? seperti apakah cantik itu? apa ukuran cantik itu?. Apa cantik itu berarti selalu berparas ayu dan sempurna dilihat? apakah cantik itu bukan suatu paket yang berisi: enak dilihat, dan pribadi yang baik (akh kalau itu terlalu sempurna) sedang kita tahu tidak ada yang sempurna didunia ini.
Beberapa waktu lalu aku hampir GILA oleh ukuran cantik seseorang, konsep cantik untuknya adalah semata paras yang ayu, menggairahkan well, i know i don't have it. Aku sempat terharu ketika sebuah 'paras' bisa mengubah seseorang dan pada kenyataanya memang seperti itu.
Sore itu kenyamananku mulai terganggu, paras cantik yang aku hafal (yang selalu menggodamu) itu semakin hari semakin dapat menunjukkan bahwa kekhawatiranku memang tidak salah, kalau memang konyolnya disebut cemburu aku tidak akan malu. Berkali-kali aku pastikan kamu semakin dekat dengan si paras itu, tapi kamu mengelak dan menuduhkan bahwa aku adalah makhluk dengan kadar kepercayaan rendah, tidak dewasa dan terlalu buruk sangka (okelah kalo begitu).
Selayaknya manusia yang jenuh mungkin aku perlu refresh agar pikiranku tidak dipenuhi gelembung-gelembung kecurigaan, toh itu terlalu dini untuk dicurigai sedini kedekatan kami. Malam ini ada janji menonton film bersama seorang sahabat, *tunggu! untuk sahabat yang satu ini dia kenapa selalu tahu saja kegelisahanku, saat-saat aku tidak merasa nyaman dia muncul seperti layaknya malaikat badut penghibur. Sore menuju malam itu kami berdua hujan-hujanan setelah aku menghabiskan begitu banyak gorengan, berjalan kaki kami bermain hujan dan kegirangan ketika 2 security itu memberikan jalan pintasnya untuk kami lebih dekat menuju bioskop.
Film sadis itu akan dimulai sekitar 1 jam lagi, jadi kami berdua memiliki eda waktu yang lumayan panjang, maka kami utuskan untuk menyantap hokben taklupa kopi hitam untuk melegkapi cuaca seperti ini. Sedari tadi aku menyembunyikan kegelisahanku, meski tampaknya ada tanda-tanda curiga dibenak sahabatku itu.
Menikmati scene per scene dengan adegan sadis, darah, samurai dan kejahatan membuatku tidak terkonsentrasi melihat film ini juga mulai nampak kegelisahanku. Akal-akalan yang selalu aku pakai ketika ada adegan yang tidak aku sukai atau aku tak sanggup melihatnya adalah dengan merogoh tasku mengambil satu gadget yang tidak pernah bisa lepas dariku sehari saja. Aku ambik BBku dan mulai mengecek segala macam fiturnya..YM,BBM, atau yang tidak kalah trend tentu saja FB.
Betapa kaget disana ketika aku lihat satu dinding milik seseorang itu dimana si paras memanggilnya bab beb bab beb dan lebih kagetnya lagi itu diladeninya sementara aku tahu mereka sama sekali belum pernah bertemu. Rasanya campur adk kepalaku diambah lagi adegan film menuju klimaks, ogh ingin teriak ditengah konsentrasi banyak kepala disini. Bahkan untuk perempuan sepertiku tidak terlalu kuat untuk bertahan sampai film itu habis padahal 15 menit menuju selesai.
Aku keluar dan tentu saja pamit kepada sahabat disebelahku persis, alasanku adalah tidak kuat menonton film ini. Aku keluar dengan badan lesu dan tiba-tiba air mataku tidak bisa tertahan lagi untuk mengalir, aku hubungi satu nomer untuk menanyakan kepastian itu tapi tetap saja masih mengelak sampai dia benar-benar merasa tersudut lagipula sesungguhnya dia bukan tipe pembohong jadi sangat mudah menggalinya, gelinya disaat-saat seperti itu masih semat menanyakan aku sudah makan apa belum dan memastikan aku tidak akan telat makan *andai disebelahku pasti sudah melayang satu tonjokan dimukanya.
Sejak saat itu aku memutuskan untuk melupakan semuanya, apapun yang ada hubungan dengannya aku hapus tak tersisa apapun, tiada yang lebih memalukan dari sebuah pengkhianatan.
Kalau memang faktor kesalahan coba tunjukkan dimana letak salahnya, kalau ada yang kurang jelaskan dimana kurangnya, tapi kalau faktor paras...oke AKU MENYERAH.
Aku bukan dilahirkan untuk itu, bahkan sampai sekarang aku masih belum menemukan apa itu cantik yang sesungguhnya. Hanya karena paras itu pribadimu berubah 180 derajad, pribadi yang kharismatik berubah menjadi kekanak-kanakan bahkan menjadi alay. Sangat disayangkan, tapi itulah kenyataanya..kamu melihat sisi cantik dari apa yang kamu lihat.
Malam itu aku aku lewati dengan 3 gelas ilusions dan kedukaan itu aku larutkan dalam-dalam pada air terjun ditempat yang sangat jauh dan CANTIK.
Mengutip sebuah tvc dengan tageline 'Cantik itu bahagia menjadi diri sendiri" kata-kata itu ebih canti didengar dan diterapkan pada pribadiku, tidak perlu bersusah payah menjadi yang kau suka....aku bahagia seperti ini saja.
2/02/2010
2/01/2010
Saya hampir tidak mengenalnya lagi... :)
Memimpikan Sepeda Mini

Sudah beberapa hari ini terlalu bersemangat memikirkan memiliki sepeda mini untuk pergi kekantor :). Terakhir bersepeda...ah sudah lama sekaliiii! jadi ingat saat SD aku menghabiskan 2 sepeda mini karena sepeda itu gampang hancur aku buat jamping-jampingan hahhahhaha.
Meski saat-saat bersepeda itu sudah lama sekali tapi sensasinya masih bisa dirasakan sampai sekarang lho, dengan bersepeda entah kenapa hati jadi riang serasa ada yang lepas apalagi saat bermain untuk alapan. Bersepeda juga membuat kita sehat, jadi ingat lagi kalau dikampung saya bersepeda keliling persawahan bersama teman-teman kecilku, sejuk dan segar rasanya.
Masa-masa itu mungkin tidak dapat kembali lagi tapi kenangan itu tidak bisa hilang dari ingatan. Dan meski aku tidak memiliki kamera saat itu tapi mataku masih menyimpan potret itu semua, juga memoryku yang kuat menyimpan begitu banyak setiap scenenya.
Setelah pulang sekolah bermain disungai sampai waktu mengaji tiba, setelah bebas dari abjad-abjad arab itu baru kami bermain sepeda, begitu juga setiap menunggu waktu berbuka saat puasa ramadhan menjelang. Ahk....tuhkan jadi kangen teman-teman kecilku yang sekarang ini pasti sudah pada berumah tangga :(. Yang penting aku masih memiliki semangat untuk membangkitkan kenangan-kenangan itu lagi ;D.
Itulah kenapa hampir seminggu ini diotakku hanya terpikirkan tentang sepeda mini, tapi harus bersabar untuk menabung 2 bulanan lagi ^^. Aku pasti bisa mengembalikan semangatku dikota yang mulai membosankan ini...yang hanya uang..uang..uang..dan uang...untuk membeli kebahagiaan.
Aku sangat rindu masa-masa kejayaan itu ^^
Miss you my old friends....
1/13/2010
Keinginan sebagai manusia normal

SELAMAT TAHUN BARUUUUUUUUU 2010 !!!!
yang pastinya sangat sangat telat! ya pastinya ;p
Hari ini 14 Januari u know berarti apa? yang berarti sebulan lagi menuju hari Valetine....whatever bout Valentine day n bla bla bla hahhaaha
aku gak peduli apa itu hari valentine karena setiap hari penuh dengan cinta or kasih sayang itu, setujuuuuuu!!! yaa setujuuu.. :)
Intinya teman-teman aku gak akan lebih jauh membahas valentine yang dimiliki para abegeh itu, dihari yang cloudy moody ini lebih layak menyeruput kopi susu hangat slruuuuuuph dengan diiringi mas John Mayer sambil melototin kamu, ya kamu..heii kamu benar, ya kamu he blog ;p.
Untuk menuangkan dan memuntahkan isi kepala dengan huruf-huruf #untuk lebih banyak belajar menulis lagi sebagai manusia yang cacat dalam menulis, yes iam ^^, dan tema muntahan kali ini adalaaaaaaaaaah......"banyak keinginan sebagai manusia normal".
Sebagai manusia normal hari saja aku sudah memiliki seabrek keinginan, bisa dipastikan setiap nafas adalah keinginan juga adi membenarkan lirik lagu Doraemon ~aku ingin begini...aku ingin begitu...~ hal nyata yang pengen aku wujudkan dari keinginan-keinginan itu adalah :
1. Ingin menantang diri sendiri untuk tidak online 2 hari ini, hahahaaaaha emang bisa? ya makanya dicoba. Padahal sedang tidak ada kerjaan yang berarti, cuma selintas terpikir kok rasa-rasanya sudah cukup parah addict sama yang namanya Facebook, twitter, ym, bbm or apalah, menjadi orang yang ska pamer apa kegiatan setiap menitnya dan juga pamer isi hati dan kepala "ya itu saya". Dampaknya dalam 24 jam mungin bisa jadi 70% adalah laporan kepada mereka itu. Saya berharap sekali usaha saya ini bisa terealisasi, mungkin awalnya dua hari dulu saja, ibarat pecandu rokok *jangan narkobalah yaa hihihihi* yang berusaha mengurangi jatah merokoknya sedikit demi sedikit. Mungkin saya bukan 100 % manusia normal tapi saya ingin sedikit lebih normal yang "tidak" menjelang tidur tidak lepas dari blackberry saya, can i ? we will see.....*tapi saya sangat berharap banyak untuk ini*. Karena seharusnya kegilaan ini tidak lebih bertahan dari satu tahun hohhoohoh ;p.
2. Saya benci menonton berita tapi HARUS! saya warga Negara Indonesia yang sudah selayaknya mengikuti perkembangan berita terkini, bukan hanya berita gosip ^^v. Tapi beberapa hari ini setelah sedikit rutin mantengin berita badan saya malah sering sakit semua, entah kenapa pikiran juga jadi stres dan tertekan padahal nih saya sama sekali gak ngurusin negara. Rasanya setiap nonton berita sama saja emosinya saat menonton sinetron yang tidak masuk akal, mulai dari soal KPK, skandal Century, gelar Pahlawan dan juga istana dipenjara. Meski saya tidak perlu ikut repot tapi rasanya setiap saat ingin pergi jauh saja dari negeri dongeng ini "andai saja ada yang mau membawa saya perti hahahaha, cabcuuuzzz nek"' hal ini bukan karena saya tidak mencintai negara tercinta ini yang sudah dengan susah payah dimerdekakan oleh para pahlawan-pahlawan murni kita, tapi lama kelamaan rasa nyaman itu kian memudar, apa yang bisa dipercayai disini, apa yang menjamin kenyamanan saya disini...ekonomi tidak merata, pendidikan sangat kurang, hukum tidak dapat dipercaya lagi tapi sebaliknya yang kuat makin kuat , sungguh tragis dan lebih tragis kadangkala saya memikirkan ini "lol. Akibatnya keinginan normal yang kedua adalah mengurangi menonton berita. Tapi disisi lain saya tidak ingin terlihat bego saat mengobrol dengan orang-orang sekitar tentang yang lagi in, apalagi saat sedang bersama kakak saya yang up date banget dan seolah-olah ingin selalu mengetes pengetahuan saya, hahahaha. Tetap saya ingin mengurangi menonton berita demi kesehatan saya :).
3. Sangat ingin berhenti menjadi GALAK :)
Ini sunggguh sulit diwujudkan meski terlihat sepele..buat orang-orang disekitar saya sudah seharusnya sering-sering saya meinta maaf. Sebenarnya dibalik kegalakan saya itu terdapat hati nan lembut :D. Seain dikenaln sebagai pribadi yang riang ceria penuh warna saya juga dikenal pribadi yang galak, dan kadang-kadang tidak pada tempatnya *itu masalah saya* jadi sudah sewajibnya masalah ini segera dituntaskan bagaimana jika tiba-tiba ada yang sakit hati atas sikap saya yang galak dan ceplas-ceplos ini? meskipun dibalik itu ada yang perlu disyukuri yaitu tidak meiliki pribadi yang lembut namun blangkon haaahahah *tuuhkan ini saja sedang menyindir seseorang" ;p. STOP BERSIKAP GALAK TIDAK PADA TEMPATNYA!
Saya manusia normal, selebihnya saya kadang-kadang abnormal.
yang pastinya sangat sangat telat! ya pastinya ;p
Hari ini 14 Januari u know berarti apa? yang berarti sebulan lagi menuju hari Valetine....whatever bout Valentine day n bla bla bla hahhaaha
aku gak peduli apa itu hari valentine karena setiap hari penuh dengan cinta or kasih sayang itu, setujuuuuuu!!! yaa setujuuu.. :)
Intinya teman-teman aku gak akan lebih jauh membahas valentine yang dimiliki para abegeh itu, dihari yang cloudy moody ini lebih layak menyeruput kopi susu hangat slruuuuuuph dengan diiringi mas John Mayer sambil melototin kamu, ya kamu..heii kamu benar, ya kamu he blog ;p.
Untuk menuangkan dan memuntahkan isi kepala dengan huruf-huruf #untuk lebih banyak belajar menulis lagi sebagai manusia yang cacat dalam menulis, yes iam ^^, dan tema muntahan kali ini adalaaaaaaaaaah......"banyak keinginan sebagai manusia normal".
Sebagai manusia normal hari saja aku sudah memiliki seabrek keinginan, bisa dipastikan setiap nafas adalah keinginan juga adi membenarkan lirik lagu Doraemon ~aku ingin begini...aku ingin begitu...~ hal nyata yang pengen aku wujudkan dari keinginan-keinginan itu adalah :
1. Ingin menantang diri sendiri untuk tidak online 2 hari ini, hahahaaaaha emang bisa? ya makanya dicoba. Padahal sedang tidak ada kerjaan yang berarti, cuma selintas terpikir kok rasa-rasanya sudah cukup parah addict sama yang namanya Facebook, twitter, ym, bbm or apalah, menjadi orang yang ska pamer apa kegiatan setiap menitnya dan juga pamer isi hati dan kepala "ya itu saya". Dampaknya dalam 24 jam mungin bisa jadi 70% adalah laporan kepada mereka itu. Saya berharap sekali usaha saya ini bisa terealisasi, mungkin awalnya dua hari dulu saja, ibarat pecandu rokok *jangan narkobalah yaa hihihihi* yang berusaha mengurangi jatah merokoknya sedikit demi sedikit. Mungkin saya bukan 100 % manusia normal tapi saya ingin sedikit lebih normal yang "tidak" menjelang tidur tidak lepas dari blackberry saya, can i ? we will see.....*tapi saya sangat berharap banyak untuk ini*. Karena seharusnya kegilaan ini tidak lebih bertahan dari satu tahun hohhoohoh ;p.
2. Saya benci menonton berita tapi HARUS! saya warga Negara Indonesia yang sudah selayaknya mengikuti perkembangan berita terkini, bukan hanya berita gosip ^^v. Tapi beberapa hari ini setelah sedikit rutin mantengin berita badan saya malah sering sakit semua, entah kenapa pikiran juga jadi stres dan tertekan padahal nih saya sama sekali gak ngurusin negara. Rasanya setiap nonton berita sama saja emosinya saat menonton sinetron yang tidak masuk akal, mulai dari soal KPK, skandal Century, gelar Pahlawan dan juga istana dipenjara. Meski saya tidak perlu ikut repot tapi rasanya setiap saat ingin pergi jauh saja dari negeri dongeng ini "andai saja ada yang mau membawa saya perti hahahaha, cabcuuuzzz nek"' hal ini bukan karena saya tidak mencintai negara tercinta ini yang sudah dengan susah payah dimerdekakan oleh para pahlawan-pahlawan murni kita, tapi lama kelamaan rasa nyaman itu kian memudar, apa yang bisa dipercayai disini, apa yang menjamin kenyamanan saya disini...ekonomi tidak merata, pendidikan sangat kurang, hukum tidak dapat dipercaya lagi tapi sebaliknya yang kuat makin kuat , sungguh tragis dan lebih tragis kadangkala saya memikirkan ini "lol. Akibatnya keinginan normal yang kedua adalah mengurangi menonton berita. Tapi disisi lain saya tidak ingin terlihat bego saat mengobrol dengan orang-orang sekitar tentang yang lagi in, apalagi saat sedang bersama kakak saya yang up date banget dan seolah-olah ingin selalu mengetes pengetahuan saya, hahahaha. Tetap saya ingin mengurangi menonton berita demi kesehatan saya :).
3. Sangat ingin berhenti menjadi GALAK :)
Ini sunggguh sulit diwujudkan meski terlihat sepele..buat orang-orang disekitar saya sudah seharusnya sering-sering saya meinta maaf. Sebenarnya dibalik kegalakan saya itu terdapat hati nan lembut :D. Seain dikenaln sebagai pribadi yang riang ceria penuh warna saya juga dikenal pribadi yang galak, dan kadang-kadang tidak pada tempatnya *itu masalah saya* jadi sudah sewajibnya masalah ini segera dituntaskan bagaimana jika tiba-tiba ada yang sakit hati atas sikap saya yang galak dan ceplas-ceplos ini? meskipun dibalik itu ada yang perlu disyukuri yaitu tidak meiliki pribadi yang lembut namun blangkon haaahahah *tuuhkan ini saja sedang menyindir seseorang" ;p. STOP BERSIKAP GALAK TIDAK PADA TEMPATNYA!
Saya manusia normal, selebihnya saya kadang-kadang abnormal.
11/21/2009
Tuhan kalo memang jodoh..dekatkan kami...kalo tidak jodoh yaaa JODOHKAN kami

Tidak ada yang salah dari sebuah pertemuan yang tak terduga, dan tidak ada yang salah dengan sesuatu yang tidak kita inginkan (mulanya) datng menghampiri kita. Apa ini yang dikatakan "ketidak teraturan yang teratur" mungkin iya dan sejatinya aku mempercayai itu sejak lama. Bedanya, dari yang lalu-lalu aku selalu menemukan "keindahan" yang tak jauh beda dari diriku dan seperti apa yang aku inginkan, jadi mudah saja untuk menyukai sesuatu yang dtang tiba-tiba itu (karena dia tidak jauh berbeda dengan diriku).
Kini, baru aku sadari apa arti berbedaan yang dipertemukan dengan tidak terduga itu. Mungkinkah ini tandanya cinta ataukah perasaanku saja "seperti lagu yang sedang aku dengarkan dari si Burung Camar ini".
Pada suatu hari yang pernah aku duga aku bisa berada disana, sebuah kota dimana aku baru sekali menginjakkan kakiku disana, aku belum terbiasa dan sangat tersiksa dengan kota baru yang awalnya sama sekali tidak membuatku nyaman, aku punya teman disana dan aku juga punya seseorang yang pernah sangat spesial untukku tapi sayangnya justru saat aku disana adalah masa penyembuhan luka olehnya. Jadi dimana aku bisa merasa nyaman, merasa sendirian ditempat yang tidak aku kenal..oh Gosh its very annoying :(.
Disaat panas dan dingin yang menyerang badan juga otakku, ada seseorang disana yang sangat ingin bertemu denganku, hmm tidak begitu aku hiraukan, siapa dia? aku tidak merasa mengenalnya lebih jauh jadi buat apa aku harus menuruti untuk bertemu. Tapi terus dan terus dia meminta, baiklah...ada sesi aku akan bersua dengan teman-teman seperti yang telah aku nantikan juga bertemu orang yang sangat melukai hatiku, jadi tidak ada salahnya kalau aku mengajak orang tak dikenal itu utuk bergabung.
Tempat pertemuan itu entah dimana, aku tidak pernah mengenal sela-sela kota ini, untung saja aku orang yang selalu nekad lagipula aku sudah besar pasti bisa sampai ditempat itu. Lagi-lagi dia yang tidak aku kenal itu menanyaiku akan kesana jam berapa, sama siapa, dan naik apa? dan jawabanku sangat simpel "engga tau, gampanglah..". Tetap saja dia itu ngeyel untuk menjemputku dengan alasan dia tahu betul daerah tempat aku tinggal sementara itu, well..setelah aku pikir-pikir benar juga apa yang dia bilang, daripada nyasar malam-malam sendirian lebih baik menunggu dia jemput. Sampai lama sekali aku menunggu, saat itu angin dikota itu sangat tidak bersahabat, mendung dan hujan sudah tinggal menyerang saja. Setelah menunggu lama akhirnya dia datang, apa yang aku pikirkan tentang penampilanya ternyata salah, benar-benar terbalik 180 derajad. Oh God dia rapi sekali...sedangkan penampilanku, ow ow celana pendek saja! rasanya canggung sekali apa yang harus kami obrolkan didalam mobil. Berulang kali dia meminta maaf atas keterlambatanya karena dia baru saja dari acara keluarga lalu buru-buru pulang untuk sholat dan menyempatkan mandi dna langsung menjemputku, oh Tuhan aku jadi semakin merasa bersalah, setelah aku ingat-ingat aku sering sekali mengabaikan orang ini saat dia berusaha mengenalku dengan baik. Eh tapi tidak bisa berpikiran yang baik-baik saja, siapa tahu hanya penampilan luarnya saja yang baik, aku harus tetap waspada apalagi cuma berdua seperti ini.
Doaku cepatlah sampai kepada teman-temanku itu, semobil dengan orang ini aneh sekali hrus aku yang banyak bicara dan dia memanggilku "mbak" hei halooooooooo akumasih muda dibanding dirimu *sigh!. Akhirnya sampai ditempat dimana teman-temanku berkumpul, aneh juga rasanya aku sudah membawa pria saja hahahaaha dan diantara teman-temanku yang suka bercanda, pria yang aku bawa ini sangat tipe pendiam. Aku harus berkali-kali mengatakan "ayo doong ngomong" terasa lucu jika ingat saat itu, untungnya aku gak bisa berlama-lama seperti ketika nongkrong dikota dimana aku tinggal, badanku yang kurang mendukung dan juga sms dari mamaku membuatku harus segera pulang. Waks! apa boleh buat aku semobil lagi karena dia mengantarku pulang, tapi kali ini agak lumayan suasananya lebih nyaman, kami mendengarkan musik dan dia mengajakku memutari kota itu. Aku tidak sempat memandangi wajah orang tak dikenal ini dengan pasti tapi aku bisa merasakan bahwa dia bukan orang jahat, dia mengantarku benar-benar sampai pintu gerbang rumah meskipun tadinya nyasar-nyasar jalannya hahahaha, kemudian mamaku membukakan pagar. Hanya kata terimkasih dan tidak ada perasaan apapun padanya, justru mama yang heran dan mengatakan "tumben kamu punya teman serapi itu" hahahaha kalau dipikir-pikir mama benar juga.
Tugas dikota ini sudah selesai, berkumpul dan berlibur bersama keluarga tercinta, bertemu teman-teman dan bertemu orang tak terduga itu, saatnya un tuk kembali kedunia nyata dimana rutinitas bekerja menyapaku.
Sama sekali tak berbekas pertemuan dengan orang itu, justru bertemu seseorang yang meninggalkan luka yang sdikit menggoncangku, tapi tak apalah yang pentong semua seudah berlalu. Tapi ternyata orang yang tak dikenal (tadinya) itu tidak melupakanku, beberapa kali dia menelepon dan meng-sms ku, dan lama-lama aku menjadi terbiasa. Semakin aku jauh mengenalnya semakin terasa berbeda, dia begitu jauh dari apa yang aku pikirkan dulu. Dia begitu spesial kini dimataku Tuhan, semoga KAU punya alasan mempertemukan kami berdua.
Kini, baru aku sadari apa arti berbedaan yang dipertemukan dengan tidak terduga itu. Mungkinkah ini tandanya cinta ataukah perasaanku saja "seperti lagu yang sedang aku dengarkan dari si Burung Camar ini".
Pada suatu hari yang pernah aku duga aku bisa berada disana, sebuah kota dimana aku baru sekali menginjakkan kakiku disana, aku belum terbiasa dan sangat tersiksa dengan kota baru yang awalnya sama sekali tidak membuatku nyaman, aku punya teman disana dan aku juga punya seseorang yang pernah sangat spesial untukku tapi sayangnya justru saat aku disana adalah masa penyembuhan luka olehnya. Jadi dimana aku bisa merasa nyaman, merasa sendirian ditempat yang tidak aku kenal..oh Gosh its very annoying :(.
Disaat panas dan dingin yang menyerang badan juga otakku, ada seseorang disana yang sangat ingin bertemu denganku, hmm tidak begitu aku hiraukan, siapa dia? aku tidak merasa mengenalnya lebih jauh jadi buat apa aku harus menuruti untuk bertemu. Tapi terus dan terus dia meminta, baiklah...ada sesi aku akan bersua dengan teman-teman seperti yang telah aku nantikan juga bertemu orang yang sangat melukai hatiku, jadi tidak ada salahnya kalau aku mengajak orang tak dikenal itu utuk bergabung.
Tempat pertemuan itu entah dimana, aku tidak pernah mengenal sela-sela kota ini, untung saja aku orang yang selalu nekad lagipula aku sudah besar pasti bisa sampai ditempat itu. Lagi-lagi dia yang tidak aku kenal itu menanyaiku akan kesana jam berapa, sama siapa, dan naik apa? dan jawabanku sangat simpel "engga tau, gampanglah..". Tetap saja dia itu ngeyel untuk menjemputku dengan alasan dia tahu betul daerah tempat aku tinggal sementara itu, well..setelah aku pikir-pikir benar juga apa yang dia bilang, daripada nyasar malam-malam sendirian lebih baik menunggu dia jemput. Sampai lama sekali aku menunggu, saat itu angin dikota itu sangat tidak bersahabat, mendung dan hujan sudah tinggal menyerang saja. Setelah menunggu lama akhirnya dia datang, apa yang aku pikirkan tentang penampilanya ternyata salah, benar-benar terbalik 180 derajad. Oh God dia rapi sekali...sedangkan penampilanku, ow ow celana pendek saja! rasanya canggung sekali apa yang harus kami obrolkan didalam mobil. Berulang kali dia meminta maaf atas keterlambatanya karena dia baru saja dari acara keluarga lalu buru-buru pulang untuk sholat dan menyempatkan mandi dna langsung menjemputku, oh Tuhan aku jadi semakin merasa bersalah, setelah aku ingat-ingat aku sering sekali mengabaikan orang ini saat dia berusaha mengenalku dengan baik. Eh tapi tidak bisa berpikiran yang baik-baik saja, siapa tahu hanya penampilan luarnya saja yang baik, aku harus tetap waspada apalagi cuma berdua seperti ini.
Doaku cepatlah sampai kepada teman-temanku itu, semobil dengan orang ini aneh sekali hrus aku yang banyak bicara dan dia memanggilku "mbak" hei halooooooooo akumasih muda dibanding dirimu *sigh!. Akhirnya sampai ditempat dimana teman-temanku berkumpul, aneh juga rasanya aku sudah membawa pria saja hahahaaha dan diantara teman-temanku yang suka bercanda, pria yang aku bawa ini sangat tipe pendiam. Aku harus berkali-kali mengatakan "ayo doong ngomong" terasa lucu jika ingat saat itu, untungnya aku gak bisa berlama-lama seperti ketika nongkrong dikota dimana aku tinggal, badanku yang kurang mendukung dan juga sms dari mamaku membuatku harus segera pulang. Waks! apa boleh buat aku semobil lagi karena dia mengantarku pulang, tapi kali ini agak lumayan suasananya lebih nyaman, kami mendengarkan musik dan dia mengajakku memutari kota itu. Aku tidak sempat memandangi wajah orang tak dikenal ini dengan pasti tapi aku bisa merasakan bahwa dia bukan orang jahat, dia mengantarku benar-benar sampai pintu gerbang rumah meskipun tadinya nyasar-nyasar jalannya hahahaha, kemudian mamaku membukakan pagar. Hanya kata terimkasih dan tidak ada perasaan apapun padanya, justru mama yang heran dan mengatakan "tumben kamu punya teman serapi itu" hahahaha kalau dipikir-pikir mama benar juga.
Tugas dikota ini sudah selesai, berkumpul dan berlibur bersama keluarga tercinta, bertemu teman-teman dan bertemu orang tak terduga itu, saatnya un tuk kembali kedunia nyata dimana rutinitas bekerja menyapaku.
Sama sekali tak berbekas pertemuan dengan orang itu, justru bertemu seseorang yang meninggalkan luka yang sdikit menggoncangku, tapi tak apalah yang pentong semua seudah berlalu. Tapi ternyata orang yang tak dikenal (tadinya) itu tidak melupakanku, beberapa kali dia menelepon dan meng-sms ku, dan lama-lama aku menjadi terbiasa. Semakin aku jauh mengenalnya semakin terasa berbeda, dia begitu jauh dari apa yang aku pikirkan dulu. Dia begitu spesial kini dimataku Tuhan, semoga KAU punya alasan mempertemukan kami berdua.
Tuhan kalo memang jodoh..dekatkan kami...kalo tidak jodoh yaaa JODOHKAN kami
11/20/2009
Bidadari Bertanduk
"Meneropong dari balik bilik, bidadari kesurupan. .
Menganggap dirinya sedang menaikkan keanggunan..nyatanya dia sedang mengutuk dirinya sendiri. .
Berusaha mematikan peri tetapi memantul mematikan dirinya sendiri. . .
tentang bidadari bertanduk itu."
Aku hanya peri kecil, seperti kunang-kunang dengan cahaya redup
Dan dia, bidadari dengan lampu bak petromak
selalu berusaha melenyapkan cahaya yang ku buat dengan susah payah
namun aku yakin kesungguhan walau kecil takkan pernah sia-sia
Semakin hari semakin mematikanku
Aku terdiam, pilu..tanpa bahasa,tanpa suara dan kelu dihatiku
Aku tak pernah melawan...bukan aku tak mampu, hanya aku tak ingin
Dan aku berusaha mencari setitik cahaya diruang yang lain..
Hanya setitik yang aku inginkan. . . , nyatanya aku mendapatkan lebih
Begitu banyak sinar datang bertubi-tubi untukku
Rahasia alam begitu menguatkanku..
Hari-hari tanpa hujan telah aku lalui
Semakin aku terdiam semakin terkepak luas sayapku
Membawaku ke pusat senyum paling terang dan ikhlas
Dari kejauhan aku selalu melihat bidadari itu sekelebat
Dia begitu gagah namun selalu berderai air mata
Kesalahanya adalah dia tak mengenalku dengan pasti
dan dia selalu merasa menjadi pemenang dan terpilih
Hmm andai dia tahu, perjalan kunang-kunang sangatlah jauh ditempuh
cahaya kunang-kunang selalu konsisten, tak perlu berkobar-kobar
yang akhirnya membakar diri sendiri
:) aku tersenyum begitu terang
Makhluk sekecil aku tak'kan memiliki kekuatan untuk mendendam bidadari sepertimu
Namun aku selalu lega. . .
Setiap kali melihat tandukmu, yang membenciku begitu kuat
Yang selalu berusaha membunuhku dengan Bazoka sekalipun. . .
Aku hanya diam..dan terus tersenyum terang..
karena semuanya, kekuatanmu,kebencianmu,justru memantul kedirimu sendiri..
Aku ingin mengkasihani, tapi tak perlu..
Karena aku tahu lebih dari itu,lebih dari yang kau tahu . . . .
Dedicated: Bidadari Bertanduk '-.-'
heeeeeee selamat menikmati :p
Menganggap dirinya sedang menaikkan keanggunan..nyatanya dia sedang mengutuk dirinya sendiri. .
Berusaha mematikan peri tetapi memantul mematikan dirinya sendiri. . .
tentang bidadari bertanduk itu."
Aku hanya peri kecil, seperti kunang-kunang dengan cahaya redup
Dan dia, bidadari dengan lampu bak petromak
selalu berusaha melenyapkan cahaya yang ku buat dengan susah payah
namun aku yakin kesungguhan walau kecil takkan pernah sia-sia
Semakin hari semakin mematikanku
Aku terdiam, pilu..tanpa bahasa,tanpa suara dan kelu dihatiku
Aku tak pernah melawan...bukan aku tak mampu, hanya aku tak ingin
Dan aku berusaha mencari setitik cahaya diruang yang lain..
Hanya setitik yang aku inginkan. . . , nyatanya aku mendapatkan lebih
Begitu banyak sinar datang bertubi-tubi untukku
Rahasia alam begitu menguatkanku..
Hari-hari tanpa hujan telah aku lalui
Semakin aku terdiam semakin terkepak luas sayapku
Membawaku ke pusat senyum paling terang dan ikhlas
Dari kejauhan aku selalu melihat bidadari itu sekelebat
Dia begitu gagah namun selalu berderai air mata
Kesalahanya adalah dia tak mengenalku dengan pasti
dan dia selalu merasa menjadi pemenang dan terpilih
Hmm andai dia tahu, perjalan kunang-kunang sangatlah jauh ditempuh
cahaya kunang-kunang selalu konsisten, tak perlu berkobar-kobar
yang akhirnya membakar diri sendiri
:) aku tersenyum begitu terang
Makhluk sekecil aku tak'kan memiliki kekuatan untuk mendendam bidadari sepertimu
Namun aku selalu lega. . .
Setiap kali melihat tandukmu, yang membenciku begitu kuat
Yang selalu berusaha membunuhku dengan Bazoka sekalipun. . .
Aku hanya diam..dan terus tersenyum terang..
karena semuanya, kekuatanmu,kebencianmu,jus
Aku ingin mengkasihani, tapi tak perlu..
Karena aku tahu lebih dari itu,lebih dari yang kau tahu . . . .
Dedicated: Bidadari Bertanduk '-.-'
heeeeeee selamat menikmati :p
Aku suka kamu
Aku tak akan meminjam bulan,bintang,matahari dan teman-temannya saat ini..
akan kubiarkan mereka beristirahat karena begitu banyaknya manusia menculik mereka kedalam kata-kata mutiara...mereka pasti lelah.
Aku akan membuka memoriku sajah untuk mengungkapkan berjuta rasa dihatiku malam ini..seperti aku merindukan ayunan strawberyku rasa kangenku padamu..
seperti aku menunggu oleh-oleh kue bola dari papa saat aku menunggu hadirmu...
seperti menunggu hari esok untuk lomba menari saat tak bisa tidur karenamu...
kamu, kamu seperti alasan-alasan yang membuatku senang saat aku masih kecil...kamu,
kamu seperti sebuah kejutan dihari ulang tahunku dahulu..
kamu,kamu seperti guling kesayangan yang ingin selalu kubawa kemana-mana...kamu..
hhmmm kamu seperti lagu nina bobo semasa dulu..dan kamu seperti susu pagi yang selalu kutunggu kirimanya didepan pintu sebelum berangkat kesekolah...kamu, kamu..membuatku merasa memiliki semangad untuk semakin bertumbuh seperti keinginanku semasa itu...
kamu, selalu menjadi yang spesial seperti kado dari ibuku...
aku suka kamu...
akan kubiarkan mereka beristirahat karena begitu banyaknya manusia menculik mereka kedalam kata-kata mutiara...mereka pasti lelah.
Aku akan membuka memoriku sajah untuk mengungkapkan berjuta rasa dihatiku malam ini..seperti aku merindukan ayunan strawberyku rasa kangenku padamu..
seperti aku menunggu oleh-oleh kue bola dari papa saat aku menunggu hadirmu...
seperti menunggu hari esok untuk lomba menari saat tak bisa tidur karenamu...
kamu, kamu seperti alasan-alasan yang membuatku senang saat aku masih kecil...kamu,
kamu seperti sebuah kejutan dihari ulang tahunku dahulu..
kamu,kamu seperti guling kesayangan yang ingin selalu kubawa kemana-mana...kamu..
hhmmm kamu seperti lagu nina bobo semasa dulu..dan kamu seperti susu pagi yang selalu kutunggu kirimanya didepan pintu sebelum berangkat kesekolah...kamu, kamu..membuatku merasa memiliki semangad untuk semakin bertumbuh seperti keinginanku semasa itu...
kamu, selalu menjadi yang spesial seperti kado dari ibuku...
aku suka kamu...
Langganan:
Postingan (Atom)