9/07/2008

Juanah-Jude

Namaku “Juanah”, sehari-hari hanya punya kesibukan mondar-mandir kewarung sebelah, disuruh juragan beli sabunlah, garamlah, rokoklah, atau apalah. “Ya harus mau lha wong saya cuma babu kok” tapi akhir-akhir ini aku bosen, ya bosen disuruh-suruh, tepatnya bosen jadi babu............apalagi babunya mas Jamin, hmmm...padahal namanya hampir nyrempet yo...Juanah dan Jamin..
Sejujurnya aku naksir sama mas Jamin, tapi apalah daya Cuma gara-gara angka yang statusnya bisa buat bayar aku, jadinya ya ndak mungkin.
Apalagi kayanya mas Jamin sudah mulai ngerasa kalo aku ini naksir, ya jadinya malah sering dibentak-bentak, sekarang juga kalo masuk angin sudah ndak mau dikerokin lagi. Oalah duh Gusti Pangeran....salah to naksir juragan.......

Mas Jamin itu wong sing bagus tenan......umurnya emang ndak muda lagi, 30 tahun tapi masih sekolah, kata orang sih jadi mahasiswa. Anaknya orang kaya dikampungku, trus karena sekolahnya di kota jadi aku dibawa, tadinya aku seneng banget, meskipun Cuma jadi tukang suruh tapi kalo tiap hari bisa deket sama mas Jamin aku sudah seneng banget......,


Kalo diinget-inget cerita 5 tahu yang lalu itu membuat haru.....sekarang aku ini opo.....ko baru nyadar kalo aku (sekarang gw) ini sombong....................
Percaya ato nggak, sekarang ini banyak orang-orang yang mau ngerubutin gw sebelum manggung.......
Walah sampeyan ndak percaya to kalo gw ini sekarang jadi penyanyi, artis lo....ya meskipun penyanyi dangdut..(kenapa musti gengsi ya kalo jadi penyanyi dangdut). Tapi bentar lagi gw ini alirannya ndak di dangdut lagi, tapi jd ngepop, ya......gara-garanya gw habis syuting pelem trus yang ngisi sountracknya gw tapi lagunya pop, kata orang-orang gw malah bagus nyanyi lagu pop, yo wis gw jd pindah aliran wae.....

Cerita gimana gw sampe bisa jadi artis ini panjang banget lo....
Gw akhirnya memang diusir sama mas Jamin yang ganteng itu, gara-garanya ya body gw ini bagus, seksi meski cuman babu tapi kalo dipoles sebenernya ya jadinya bagus.....
Ndak tahu karna mabok atau karna stres ditinggalin ceweknya yang cantik banget itu mas Jamin jadi stres banget, beratlah stresnya.................jadinya ya.....tanpa disengaja gw..............tidur sama mas Jamin, tepatnya ditiduri............sayangnya nyeselnya baru di akhir, baru 19 tahun belum nikah kok udah tidur bareng, tapi kalo inget-inget mas Jamin itu pujaanku....ya ndak popolah....sapa tau habis ini gw dinikahin.
Tapi memang kenyataan ndak selalu sama seperti yang kita pengen, oooaalaah....mas Jamin gw kok malah diusir, wis kaya barang bekas aja.....habis manis sepah diinjek-injek!!!
Udah gitu lengkaplah penderitaan, gimana ndak....duit sesenpun ndak megang.....rasanya kok dunia ini kejem banget..

Untungnya ada mbak-mbak yang nolongin, ngasih makan malah nawari kerjaan. Katanya sih kerjanya diwarung kopi, tapi ya memang bener di warung kopi bedanya ini plus-plus..
Tak pikir-pikir udah terlanjur basah sama mas Jamin ya wislah....katanya kalo terlanjur basah ya nyebur skalian aja.......gw akhirnya jadi bintang di warung kopi plus-plus itu, sampe-sampe punya pelanggan tetep Pak Lurah disitu......ya itu tu.....Pak lurah itu yang ngorbitin gw jadi penyanyi keliling dari kampung-kekampung sampe akhirnya cd bajakan hasil shooting waktu aku manggung yampe ibu kota......dan orang-orang jakarta itu suka sama goyangan elektrik gw.......alhasil ya gini.....gw jadi artis terkenal......duit bukan masalah lagi buat gw....

Cuma ya satu....gw pengen nyari mas Jamin, pacar sih sekarang punya...malahan artis juga..., tapi ndak tau mas Jamin itu ndak pernah bisa ilang dari pikiran...., rasanya kangen nyuciin baju mas Jamin, nyiapin sarapannya.....piye....kabare mas Jamin.......
Mas Jamin masih harus tanggung jawab atas ilangnya keperawanan gw ini.....................
Mas Jamin itu orang jahat, TAPI bisa ngrubah Juanah jadi Jude (nama gw sekarang).

"ketulusan"

1agt07

Ketulusan..hah sebuah kata yang yang sangat sederhana, tapi dapat membuat manusia memikirnya semalaman, menangis berkepanjangan..
Seperti tadi malam, mungkin hanya kata2-kata kecil dari seorang sahabat...tapi imbasnya membuat aku kehilangan arah dan konsentrasi, semoga hanya untuk hari ini. Karena aku sudah sangat menyerah untuk mendefinisikan kata “ketulusan” tersebut.
Lagipula siapa yang benar-benar peduli dengan arti kata ini sebenarnya...mungkinkah hanya orang-orang yang sedang merasa dirinya sedang melakukan hal yang tulus, memberikan hal yang tulus atau sedang merasakan sakitnya sebuah ketulusan. Sakit??? Kalau membuat sakit apa masih dikatakan sebuah ketulusan..entahlah kita bahas saja nanti...
Sebenarnya aku sangat lelah..dan ingin segera mengakhiri ujung dari pembahasan kata ini, tapi mungkin hatiku tidak akan pernah merasa tenang..menutup buku dengan meninggalkan segala pertanyaan..paling tidak dilembar terakhir ini aku memiliki acuan yang tentunya aku sepakati tentang versi “ketulusan” yang juga sesuai dengan diriku...

Bagi banyak orang hal ini sangat tidak penting!! Tapi bagi segelintir orang...hal ini bisa sedikit berpengaruh atas apa yang ingin dilakukan selangkah kemudian.
Disini terutama adalah diri sendiri..tentu saja, sebelum mengatakan apapun kepada orang lain pastikan anda lebih memahaminya, kecuali pada saat bertanya..

Baiklah, kita mulai saja......
Ketulusan versi umum.., banyak yang mengatakan tulus itu adalah sebuah perasaan yang hanya selalu memberi tanpa mengharapkan apapun..
Dan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang aku baca, ketulusan adalah kesungguhan dan kebersihan hati..dia jujur dan tidak pura-pura.
Sungguh sebuah kata yang hebat..

Seorang sahabat mengatakan..dia tulus mencintai seseorang, karenanya dia tidak akan mengharapkan apapun...hanya berharap orang yang dicintainya menganggap dia ada. Tentang pendapatnya agaknya aku adalah orang yang kurang setuju..
Lihat tulisan yang bergaris bawah, apakah itu bukan sebuah pengharapan walaupun kecil?
Menurutku ketulusan itu relatif dan subjektif, tiap orang berhak memiliki porsi masing-masing untuk mengisi sebuah mangkuk ketulusan. Lagipula didunia ini mana ada yang tanpa pengharapan, manusia tanpa harapan sama saja dengan tanpa nafas, jadi mana mungkin???
Seorang ibu saja tulus menyanyangi anaknya dengan harapan agar kelak anaknya berguna bagi agama, orang tua, nusa dan bangsa. Memang penuh ketulusan, tapi juga akan ada sakit hati jika orang tua merasa anaknya tidak berbakti. Ada orang tua yang dapat mengungkapkan rasa sakit hatinya, ada juga yang hanya mengelus dada karena merasa apapun yang dilakukan tetaplah kasih sayang kepada anaknya tidak akan berubah. Apapun itu yang pasti orang tua juga manusia yang punya perasaan, yang rasa itu bisa bahagia ataupun sebaliknya. Dan pada intinya ketulusan yang dimiliki orang tua juga memiliki perasaan juga. Jadi ketulusan adalah seperti manusia yang hidup dalam diri manusia. Alah...kok makin mengacau...yah itulah yang dinamakan subjektif.
Nah kembali kepada ketulusan yang versi cinta-cintaan. Apa iya, setulus-tulus
nya anda mencintai seseorang tanpa pengharapan apapun...ya gak mungkinlah...semua yang berpendapat begitu hanya karena menyerah, karena orang yang dicintainya tidak memiliki perasaan yang sama, orang yang dicintainya telah pergi atau apapun hal yang serba tidak memungkinkan.
Mencintai seseorang pastinya ingin dicintainya juga, ingin memilikinya, ingin ada saat orang yang dicintainya membutuhkan, dan begitu juga sebaliknya. Tanpa semua alasan itu...ketulusan tidak akan terwujud.
Ketulusan ada karena anda menginginkan sesuatu....

Ketulusan yang sejati hanya ketika Tuhan mencintai kita...tanpa kita melirik Dia sedikitpun, tidak akan ada ruginya. Bahkan ketulusan cinta kita kepada Tuhanpun masih memiliki latar belakang atau pamrih. Kita ingin Tuhan melindungi kita, tapi Tuhan??apa butuh kita melindungi Dia.
Pengalaman hidup manusia juga akan turut menentukan porsi ketulusan dalam dirinya..
Dan ketika aku merasa porsi ketulusan yang aku memiliki masi mengandung unsur-unsur zat egosentrisme, maka aku akan menyebutnya “perasaan yang terdalam” yang mungkin suatu saat dapat berubah karena waktu yang memberikan jalan kearah lain. Saat ini aku sangat memiliki ketulusan yang aku juga tidak tahu sampai kapan batas kesanggupanya akan habis, yang pasti ketulusan yang aku miliki masi sangat penuh dengan pengharapan..hanya saja tidak akan bisa memaksa...

Waaah...akhirnya berakhir sudah penumpahan uneg-uneg ini..,jadi kesimpulannya apa????
Ikuti kata hati..
Yakin,
Dan jalani ketulusan sesuai porsi diri sendiri..
Karena semua ukuran mangkuk manusia berbeda
Sesuai anugerah yang telah diberikan..

Selama mampu dan sanggup..jalani aja..dan wajar jika lelah itu datang dan anda Ingin rehat sejenak.......

9/05/2008

Telepon terakhirku...

Insya Allah yaa...kali ini de last Mizz call..
dalam hati bicara dengan dirinya sendiri, no teleponkamu sudah aku apuz, id kamu juga udah aku apuz dan Insa Allah mulai hari ini adalah kesempatan untuk melupakanmu.
Iya, karena aku cape' dan bosan sama kamu. Dan lebih baik seperti ini dulu keadaannya.
Lagipula biar lebih tahu apa aku benar-benar gak bisa hidup tanpa kamu dan begitu juga sebaliknya. Kok rasanya sekarang-sekarang ini aku sangat tergantung kamu ya..?.
Dulu kan tak kenal juga enggak mati, kok sekarang ga denger suaramu sehari ajah udah kliengan, loh kok kaya kopi juga ya, nyandu!.
Jadi jangan cari-cari aku dulu yaaa..?
aku ada kok cuman invisible, tapi syukur-syukur kalo aku pergi beneran yaa? jadi kamunya enggak repot, kita juga enggak repot nguras pikiran.
Yaw udah gitu ajah ya..aku mau masak, mau mandi, mau tidur,
Jaga diri baik-baik yaa, aku pasti juga.

9/04/2008

"memotet kehidupan orang lain"

Sore-sore memilih sendirian diruanganku, jam-jam menjelang buka puasa Jakarta selalu macet dengan manusia. Meskipun tak banyak pekerjaan seperti biasanya tapi aku tetap melongo didepan layar kompie, cuman sekedar menatapi status-status tiap id di ym, hmmmm status memang kebanyakan lebih mengungkapakan apa yang dirasakan, apa yang sedang terjadi pada masing-masing pemilik id, tak terkecuali aku :p.

sudah lama rasanya tak mengobrol panjang lebar sama satu id dilayarku, ya "purple" yang sedang asik dengan kenalan barunya, karenanya kalaupun mengobrol pasti cuma sebatas basa-basi yang gak begitu penting.

Entah awalnya kami membicarakan apa, aku sedikit lupa yang pasti juga hanya sekedar basa-basi busuk agar terlihat silaturahmi selalu tetap berjalan :) beberapa saat kemudian purple bilang "fotografernya baru datang dari motret kebakaran 1 RW disalah satu daerah di Medan", karenanya obrolan kami sempat terputus.
"menjadi wartawan foto, bisa lebih mensyukuri hidup" itu yang purpe katakan.
Setelah sedikit curhat tadi tentang sekelumit kehidupan yang lebih banyak keluhan, purple bertanya "apa adek juga terarik untuk memotret kehidupan orang lain?" sejenak aku tak bisa langsung memjawab pertanyaannya, aku terdiam rasanya seperti diingatkan pada banyak hal.

Oh God..im so insensitive now...buru-buru aku rapikan tasku...
"Makasih purple, telah jadi malaikat hari ini dan mengingatkan sesuatu hal padaku"
"memotret kehidupan orang lain" walaupun dengan kamera dan fotografer yang sama, tentu hasilnya akan berbeda, setiap orang tentu saja berbeda. Tiap manusia tak bisa memikul beban yang sama. Menyikap suatu masalah pun demikian...

Rasanya aku ingin epat-cepat pulang..bahkan kalau perlu berlari.....dan berlariii

*Tengkiuu purple....*

link lung! :) but i luv dis song

lang..ling...lung.....
hhhhhmmm sudah dua hari ini bangun kesiangan, padahal pulang kantor langsung buka puasa, mandi dan tidurr....hhhmmmm apakah yang terjadi pada diriku??
mungkinkah karena aku belum sempat minum obat cacing, atau karena terlalu banyak bengong gak tahu apa yang musti dilakukan. Tak ada pekerjaan, tentu saja tidak mungkin..seabrek pekerjaan lum ada satupun yang aku selesaikan dan hanya menumpuk dalam folder-folder dalam laptopku.

Memulai sesuatu keputusan yang baru ternyata sangat berat yaaa? meskipun sedikit demi sedikit tapi rasanya malah seperti siksaan, hhmmmm tapi aku harus tetap semangat dan tak boleh menyerah.
seperti beberapa hari ini semua sudah mengomentari "waah Galuh berubah yaaa", ya aku emang terkesan lebih rapi dan lebih peduli terhadap diri sendiri. Tapi entah hari ini kembali seperti biasanya, acak2an, belum keramas. Dan apesnya pagi-pagi sudah dikomentarin abang-abang di terminal Kampung Melayu "Neng ko cemberut ajah, belum gajian yaaaa...", hhaaahhh dalam hati sok tau banget sih loh *dengan muka layaknya artis sinetron peran antagonis*, lagian siapa juga yang belum gajian. Tapi kalau dipikir-pikir benar juga kali yaa si abang-abang itu, muka ditekuk pagi-pagi gak bagus untuk kesehatan hahahahaha.

Tapi tetap saja setengah hari dikantor dipaksakan untuk cerwet dan tertawa seperti biasanya malah terkesan aneh....whuaaaaa kenapa iniiiiii???? seperti hilang dalam suatu tempat tanpa penduduk :(, kata orang-orang "Galuh sudah pindah kerja di pertambangan minyak lepas pantai, sampai suaranya tak terdengar" huhuuuuuu.

Sampai akhirnya...ada yang membuatku tertawa.....
mmmmm dis song so cool

Lily Allen
GWB (Fuck You Very Much)

Look inside, look inside your tiny mind
Then look a bit harder
Cos we're so uninspired
So sick and tired of all the hatred you harbour
So you say, it's not okay to be gay
Well I think you're just evil
You're just some racist
Who can't tie my laces
You're point of view is medevil

Fuck you, fuck you very very much
Cos we hate what you do
And we hate your whole crew
So please don't stay in touch

Fuck you, fuck you very very much
Cos your words don't translate
And it's getting quite late
So please don't stay in touch

Do you get, do you get
A little kick out of being small minded
You want to be like your father
His approval your after
Well that's not how you'll find it
Do you, do you really enjoy
Living a life that's so hateful
Cos there's a hole where your soul should be
You're losing control of it
And it's really distasteful

Fuck you, fuck you very very much
Cos we hate what you do
And we hate your whole crew
So please don't stay in touch

Fuck you, fuck you very very much
Cos your words don't translate
And it's getting quite late
So please don't stay in touch

Look inside, look inside your tiny mind
Then look a bit harder
Cos we're so uninspired
So sick and tired of all the hatred you harbour

Fuck you, fuck you very very much
Cos we hate what you do
And we hate your whole crew
So please don't stay in touch

Fuck you, fuck you very very much
Cos your words don't translate
And it's getting quite late
So please don't stay in touch

HAHAHHAAHHHHA .....tengkiu very much ya ;)
N...i just wanna say (Fu**) wakakkakakaakakakaakaka
puas cliit

link lung! :)

9/02/2008

Tak ingin menunggu 00.00

Memang masih berapa langkah lagi jarum jam menuju kesana, tapi rasanya lama sekali.., ingin rasanya aku pergi tidur tapi tetap saja tidak semudah itu. Padahal sudah banyak hal yang aku lakukan, memotong kuku, bernyanyi dan menari-nari didepan kaca, berfoto-foto sendiri, mencoba menelfon seseorang tapi tak diangkat, tetap saja waktu rasanya tak mau beranjak. Ini bukan karena aku ingin cepat-cepat bertambah tua, atau karena alasan sedang sendirian dirumah.

Akhirnya aku putuskan untuk memulai menulis ini..dengan terbata-bata tiba-tiba tangisku membludak dan meledak, apalagi saat ini tanpa sengaja aku denger lagu “APOLOGIZE” aahh kenapa selalu pada saat yang tepat. Aku menangis bukan karena sendirian, bukan karena tak ada teman, atau karena telfonku tak diangkat..tapi karena aku bingung, terlalu banyak jika harus meminta maaf pada diri sendiri atas apa yang sudah terjadi sampai usia ini. Dan terlalu muluk-muluk juga jika aku harus “make a wish”, terlalu banyak permintaan yang sepertinya menuntut pada Tuhan, meskipun tak diucapkan toh Tuhan begitu mengerti.
Tahun kemaren rasanya juga pernah meminta seperti ini, juga banyak berjanji pada diri sendiri tapi nyatanya juga banyak hal yang malah tak menjadi lebih baik.

Tapi setidaknya malam ini adalah moment dimana aku harus berkaca dimana kurang dan lebihnya, mana yang harus diperbaiki dan ditinggalkan. Tahun ini bisa dikatakan tahun terberat buatku, terlalu banyak hal datang dan pergi, terlalu banyak godaan dan terlalu banyak perjuangan, sampai kadang merasa lelah, kalah dan begitu jenuh dangan semuanya. Tapi semuanya memang harus dilakukan seperti yang seharusnya, jika aku ingin sampai tujuan tentu saja akan melewati banyak jalan, dan sekali aku salah berbelok arah tentu akan berbeda juga keadaan selanjutnya. Terlepas dari pikiran bahwa setiap jalan dan belokan yang kutempuh adalah pilihan sendiri ataukah sudah merupakan ketentuanNYA, aku merasa sudah banyak melakukan kesalahan saat perjalanan kemaren. Jika diingat satu persatu tentu nambah membuatku seperti berada dalam kamar pengap.

Semua manusia mengalami banyak hal dalam tiap periode hidupnya, tak terkecuali aku dan semuanya unik. Aku ingat satu kalimat dari seorang sahabat “ gals, virgo like coral “ yang berarti sangat kuat diterpa ombakpun, tapi aku lupa mengingatkan sahabatku itu, sekuat apapun batu karang pasti juga akan terkikis lambat laun oleh setetes air. Tapi hal baik yang dapat diambil setidaknya batu itu belajar bertahan, dan menghadapi semua dengan kemampuan sendiri.

2
Rasanya terlambat jika harus meminta “Tuhan jadikan aku.....”, disini bukan berarti menyatakan Tuhan tak mampu menjadikanku..tentu saja dengan sangat mudah itu bisa dilakukan, hanya saja aku merasa malu sepertinya Tuhan sudah pernah mendengar bahkan berulang-ulang dariku, dan begitu banyak kesempatan yang sudah diberikan dan terlewatkan. Pada kesempatan kali ini aku ingin mengucapkan :
“ Terimaksih Tuhan atas waktu sampai detik ini dan mungkin esok hari..., terimakasih atas nafas dan kesehatan ini..Terimakasih selalu menjagaku dalam setiap keadaan, memberikan kehidupan yang sangat layak, Terimakasih atas keluarga, sahabat, dan pekerjaan ini..Terimakasih sudah sangat mencintaiku....meski kadang atau lebih banyak aku malah sibuk sendiri. Terimakasih atas semuanya yang Engkau berikan, aku takkan berjanji apapun, hanya berusaha melakukan yang terbaik dan selalu lebih baik “

3
Papa..anakmu sudah seusia ini, sudah begitu banyak yang terjadi pa..tapi papa banyak melewatkan semua ini, hhhh tapi mungkin juga akan berbeda keadaanya jika papa masih disini. Begitu cepat waktu berlalu...terlalu banyak yang harus diceritakan jika papa ada disini, tapi intinya aku ingin meminta maaf mungkin tidak membuat papa berbangga. Mungkin terlalu banyak kekurangan dari yang papa harapkan, bukan karena bekal lentera yang papa berikan kurang terang, atau sayap yang papa berikan kurang kuat tapi karena aku banyak lalai dalam menempatkan diri. Semoga papa memaklumi dan tetap mencintaiku dengan segala adanya, seperti aku mencintai papa.

4
Kedepan aku ingin seperti apa? Kedepannya aku hanya ingin belajar melakukan segala sesuatu dengan hati, melihat segala sesuatu lebih dekat lagi. Belajar mencintai diri sendiri, karena apapun akan kembali pada diriku sendiri. Terus belajar untuk mengerti...sehingga segalanya lebih mudah diterima...

In the end.....selamat ulang tahun gals....
“meski dalam hidup ini hanya ada hitam dan putih..tapi jalankan semuanya dengan warna-warni, karena kamu dapat membuat warna-warnamu sendiri”

Dan.....pergi tidur......tissuekupun sudah habis.

*Terimaksih buat kakaku, maskunto atas ciuman keningnya meski belum saatnya hehe, so special (kado yang jarang terjadi hihi)*